: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Senin, 22 April 2013

Charger Tanpa Listrik


Berikut di bawah ini beberapa contoh teknologi ramah lingkungan yang di terapkan pada perangkat charger untuk mengisi ulang baterai tanpa menggunakan listrik sama sekali. Charger tanpa arus listrik ini diantaranya menggunakan tenaga gerak, tenaga angin dan dan tenaga surya.

Charger Ponsel YoGen 
Salah satu perangkat teknologi ramah lingkungan yang dipamerkan pada ajang tahunan CES ini cukup unik. Charger atau pengisi ulang daya listrik untuk telepon seluler yang di beri nama YoGen Hand Charger ini, menggunakan tenaga gerak sebagai sumber energi. Di dalamnya terdapat roda seperti mainan yo-yo yang bisa memproduksi sumber energi hingga 5 watt. Untuk mengisi ulang baterai ponsel, pengguna cukup menarik tali untuk memutar roda, persis seperti memainkan yo-yo. Hanya dengan satu menit “memainkan” yo-yo ini, baterai ponsel sudah cukup terisi serta bisa digunakan untuk melakukan panggilan atau sms. Harga perangkat ini US$ 40 atau sekitar Rp 400 ribu saja.

Charger Tenaga Angin 
Mini Wiz dari HyMini merupakan satu contoh lainnya penggunaan teknologi ramah lingkungan yang memanfaatkan tenaga angin sebagai charger baterai AA. Prinsip kerjanya mirip dengan charger YoGen putaran rodanya bisa menghasilkan listrik. Bedanya putaran roda Mini Wiz memanfaatkan tenaga angin.

Charger Tenaga Surya Regen 
Satu contoh teknologi ramah lingkungan lainnya adalah charger tenaga surya dari yang didesain khusus untuk penggunaan di rumah. Setiap charger dilengkapi panel surya 6 watt dan bisa diintegrasikan ke baterai dengan colokan USB. Charger ini juga terintegrasi dengan sebuah terminal untuk speaker, sebuah lampu meja LED, serta pengisi ulang untuk iPod.

Read More --►

Minggu, 21 April 2013

Prosesor Octa Core Galaxy S4 Diklaim Bikin Baterai Awet

Samsung Galaxy S4 (Ist.)

Salah satu keluhan konsumen pada smartphone adalah baterai yang dirasakan cepat habis. Di Galaxy S4, Samsung coba mengantisipasi isu tersebut.

Model Galaxy S4 yang datang ke Indonesia adalah GT I9500. Versi ini memakai prosesor octa core atau 8 core Exynos. Sebenarnya bukan murni octa core, melainkan berupa dua buah prosesor quad core yang dijadikan satu.

Prosesor 1,2 Ghz ditujukan untuk mlakukan operasional ponsel yang ringan. Sedangkan prosesor 1,6 Ghz untuk menangani tugas berat seperti main game.

"Nah, karena prosesor split menjadi dua ini bisa bikin baterai lebih awet. Sebab yang digunakan satu saja untuk tugas ringan, baru jika dipakai ngegame misalnya, prosesor satunya dipakai," jelas Febri Rusli, Product Marketing Manager Samsung Indonesia.

Sistem tersebut diklaim membuat penggunaan baterai lebih efisien. Selain di sektor teknologi prosesor, layar Galaxy S4 juga diklaim lebih hemat daya. Baterainya sendiri berkekuatan 2600 mAh.

sumber:  http://inet.detik.com/read/2013/04/18/152749/2223991/317/prosesor-octa-core-galaxy-s4-diklaim-bikin-baterai-awet
Read More --►

SanDisk Kenalkan Cruzer Orbit

SanDisk Cruzer Orbit


SanDisk memperkenalkan USB flash disk Cruzer Orbit. Keunikan yang ditawarkannya adalah bentuknya yang bisa diputar 360 derajat.

Perangkat ini dirancang dengan penutup konektor USB yang bisa dibuka-tutup dengan memutar cincin pada tubuhnya.

Cruzer Orbit tersedia mulai dari kapasitas 4GB hingga kapasitas 32GB.

Sebagai tambahan, perangkat ini mengandung software SanDisk SecureAccess (Windows), untuk melakukan enkripsi pada file penting di dalamnya. Untuk Mac, pengguna perlu mengunduh software-nya secara terpisah.

Selain itu, juga tersedia layanan penyimpanan awan untuk backup data yang ada di dalamnya.

sumber: http://tekno.kompas.com/read/2013/04/21/10120260/SanDisk.Kenalkan.Cruzer.Orbit
Read More --►

Sabtu, 20 April 2013

Kamera Tertipis di Dunia

Tentu tak benar-benar setipis kartu nama. Tapi, kamera saku terbaru yang diperkenalkan Sony Indonesia bisa dikatakan Kamera Tertipis di Dunia. Sony Cyber-shot TX55 punya ketebalan hanya 1,23 cm.
Kamera Tertipis di Dunia
Sony Cyber-shot TX55 ini mampu mengambil gambar video Full HD AVCHD serta 16, 2 megapixel gambar diam. Produk ini memiliki sensor Exmor R dan teknologi "By Pixel Super Resolution" yang memungkinkan melakukan 10 kali zoom tanpa pengurangan kualitas resolusi.

Debut picture effect untuk Cyber-shot pada seri TX55 membuat pengguna dapat mengedit gambar langsung dari kamera, bahkan sebelum gambar diambil. Berbagai pilihan picture effect seperti HDR Painting, Rich-Tone Monochrome, Miniature, Toy Camera., Partial Colour, dan Soft High-Key dapat langsung dipilih sebelum mengambil gambar.

Pilihan edit gambar melalui touch screen membuat kamera ini lebih mudah digunakan. Bentuknya yang tipis memungkinkan TX55 bisa dibawa dalam dompet atau tas kecil dengan kemampuan mengambil gambar menyerupai kualitas DSLR yang memiliki perangkat besar dan berat.

TX55 adalah kamera Cyber-shot pertama yang mempunyai slot untuk Memory Stick Micro (M2) dan kartu memori flash microSD atau SDHC. Semua kartu dilengkapi software PC gratis (tersedia melalui pengunduhan), juga File Rescue untuk memulihkan file dan foto yang rusak dan hilang, serta x-Pict Story yang menyederhanakan kreasi slideshow foto.

Menggunakan Imaging Processor "Bionz", TX55 dilengkapi exposure compensation plus atau minus 2.0 EV, 1 atau 3 EV step, dan ISO auto, 100, 200, 400, 800, 1600, dan 3200. Kamera ini juga mendukung Shooting mode untuk video, scene selection untuk gambar, dan dilengkapi fitur 3D (3 dimensi) seperti 3D still Image, 3D Sweep Panorama, dan 3D Sweep Multi Angle.

sumber: http://gledster2000.blogspot.com/2013/01/kamera-tertipis-di-dunia.html
Read More --►

Graphene Material Terkuat di Masa Depan

Melihat Samsung dan Apple di tengah gemilang, Nokia tidak tinggal diam untuk membuahkan inovasi baru. Produsen ponsel asal Finlandia itu dikabarkan sedang mengembangkan graphene, yaitu material paling kuat di masa depan. Benarkah?
Graphene Material Terkuat di Masa Depan
Memiliki sifat elektronik, graphene merupakan material baru yang unggul. Untuk meneliti dan mengembangkan material ini, Nokia menerima hibah dana sebesar US$1,35 miliar, setara Rp13,1 triliun, dari Uni Eropa selama satu dekade ke depan.

"Kami bangga terlibat dengan proyek ini, dan kami memiliki 'akar' yang kuat di lapangan. Kamilah yang pertama mengerjakan graphene sejak tahun 2006 lalu," kata Direktur Teknologi Nokia, Henry Tirri, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Cnet, Senin 3 Februari 2013.

"Sejak itu, kami mengidentifikasi di mana bahan ini dapat diterapkan dalam lingkungan komputasi modern. Sejauh ini, kami merampungkan sejumlah pekerjaan yang menjanjikan, tapi saya yakin inovasi terbesarnya belum ditemukan," Tirri menjelaskan.

Selain diklaim paling kuat di dunia, yaitu 300 kali lipat lebih kuat dari baja, graphene memiliki segala unsur kualitas lainnya. Material ini juga merupakan objek tertipis sekaligus paling ringan yang pernah ditemukan oleh manusia. Ketebalannya hanya satu atom.

Graphene terbuat dari kristal dua dimensi, dan terlihat sedikit seperti tip isolasi, tapi jauh lebih tipis. Selain itu, material ini juga transparan, bisa ditekuk, dan memiliki sifat konduksi lebih baik ketimbang tembaga.

Jika berhasil dalam pengembangannya, maka Nokia akan mampu membangun ponsel yang sangat ringan, tahan lama, dan tidak rentan terhadap panas yang berlebihan.

"Ketika berbicara tentang graphene, kami telah mencapai titik balik. Sekarang kami berada di awal revolusi graphene," kata Jani Kivioja, pemimpin penelitian Nokia Research Center, dalam pernyataannya.

"Dulu, kita tahu cara untuk memproduksi besi murah yang melatarbelakangi revolusi industri. Lalu ada silikon. Dan, sekarang waktunya untuk graphene," tutur Kivioja optimistis.
 
Read More --►